Tak ada pilihan lain buat Chelsea selain menang saat melawat ke Juventus. Upaya meraih poin maksimal butuh kerja luar biasa keras karena The Blues punya catatan buruk saat berlaga di Italia.
Kans Chelsea lolos ke 16 besar saat ini sesungguhnya masih sangat besar karena mereka punya poin sama tujuh dengan Shakhtar Donetsk di puncak klasemen. Tapi karena Juventus menguntit ketat di urutan tiga dengan poin enam, persaingan antara ketiga klub tersebut bakal sangat sengit di dua matchday terakhir.
Dan perjuangan besar Chelsea untuk merebut salah satu tiket ke 16 besar bakal masuk fase krusial malam nanti di Juventus Stadium. Sepanjang sejarahnya, tanah Italia selalu jadi tempat yang menyulitkan buat 'Si Biru'.
Dari catatan UEFA, Chelsea cuma bisa menang satu kali dari delapan lawatan ke Italia. Kemenangan tersebut terjadi saat mengalahkan Lazio dengan skor 4-0 di fase grup. Sementara di tujuh laga lainnya, Chelsea kalah empat kali dan tiga lainnya berkesudahan imbang.
Sementara terkait pertemuan dengan Juventus, kedua klub sudah bentrok sebanyak tiga kali. Di musim 2008/2009 pada babak delapan besar, Chelsea memetik kemenangan 1-0 di Stamford Bridge dan menahan imbang Bianconeri 2-2 di Delle Alpi. Sedangkan di matchday pertama musim ini, gantian Juventus yang mengimbangi Chelsea 2-2 di Stamford Bridge.
Makin membuat Roberto Di Matteo was-was untuk laga tersebut adalah fakta bahwa Chelsea punya statistik sangat buruk di laga tandang kompetisi Eropa. Dari sembilan pertandingan away terakhir, cuma dua kemenangan didapat. Sisanya, empat kali kalah dan tiga kali imbang.
"Kami berutang pada kami sendiri sebuah penampilan yang bagus, lalu segalanya akan bisa terjadi. Kami sudah membuktikan sebelumnya kalau di saat genting, pemain kami bisa diandalkan. Sangat penting kami berkomunikasi satu dengan lainnya dan pemain saling mengekspresikan diri mereka sendiri, dan saya selalu mendorong pemain untuk melakukan itu," sahut Di Matteo.
Lawatan terakhir Chelsea ke Italia terjadi di musim lalu, dengan Napoli bertindak jadi tuan rumah. 'Si Biru' ketika itu menelan kekalahan dengan skor telak 1-3, meski kemudian dibalas dengan kemenangan gemilang 4-1 di London.





0 comments:
Post a Comment